Tempat Wisata di Indragiri Hilir

Bambang Aroengbinang. October 23, 2017
Tulisan ini adalah catatan lengkap tentang Tempat Wisata di Indragiri Hilir, sebuah kabupaten di Provinsi Riau yang beribukota di Kota Tembilahan. Indragiri Hilir juga dikenal dengan nama Negeri Seribu Parit lantaran banyaknya kawasan rawa serta parit-parit kecil di perkebunan kelapa rakyat.

Wilayah Indragiri Hilir berbatasan di Utara dengan Kabupaten Pelalawan, di Timur dengan Provinsi Kepulauan Riau, di Selatan dengan Kabupaten Tanjung Jabung Provinsi Jambi, dan di Barat dengan Kabupaten Indragiri Hulu.

Anda bisa berbagi catatan perjalanan dan membantu memajukan wisata Indragiri Hilir dengan menulis Travelog tentang tempat-tempat wisata yang telah anda kunjungi.

Tempat Wisata di Indragiri Hilir

1. Agrowisata »
Berupa ladang-ladang padi dan perkebunan yang luas di seluruh desa di wilayah Indragiri Hilir, seperti Perkebunan Kelapa Rakyat, Perkebunan Kelapa Hibrida, Perkebunan Nenas dan perkebunan tanaman keras lainnya.

2. Air Terjun Tembulan Rusa »
Memiliki ketinggian 18 m dengan kedalaman kedung 1,5 m, terletak sekitar 2 km di sebelah Utara Desa Batu Ampar. Aliran air terjun ini bermuara ke Sungai Reteh.

3. Bukit Berbunga »
Dengan ketinggian 150 mdpl berada sekitar 4 Km dari Desa Batu Ampar, Kecamatan Keritang, arah ke Selatan, dengan melewati jalan setapak di perberbukitan dan dua buah sungai yang mengalir di tengah hutan.

4. Lomba Sampan Leper »
Kuala Getek, Kelurahan Sungai Beringin, yang biasanya diselenggarakan pada perayaan hari ulang tahun Republik Indonesia, hari raya Idul Fitri, hari raya Idul Adha, dan pada kesempatan lainnya ketika air Sungai Indragiri tengah surut.

5. Makam Syekh Abdurrahmn Siddiq Al-Banjari »
Parit Hidayat, Dusun Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Indragiri, ditempuh dalam waktu sekitar 30 Menit dari Kota Tembilahan dengan speed boat.

6. Pantai Solop »
Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, yang dilalui setiap hari oleh kapal fery dari dan ke Pulau Batam, sekitar 20 menit dengan Spead Boat dari Kota Mandah, atau 90 menit dari Tembilahan.
Label : .
Lahir dan sejak kelas 2 SD hingga lulus SMA tinggal di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah; pernah tinggal di rumah Camat Purwonegoro, rumah Camat Klampok, dan rumah Wedana Jatinom, Klaten; S1 di ITB Bandung dan S2 di IPMI Jakarta; sejak 1985 hingga sekarang tinggal di Jakarta. Pejalan musiman (jalannya musim2an, seringnya nggak). Senang mengunjungi kubur dan tempat bersejarah dan menikmati panorama elok.