Showing posts with label Jawa Tengah. Show all posts
Showing posts with label Jawa Tengah. Show all posts

Makam Mbah Lancing Kebumen

Makam Mbah Lancing Kebumen ada di daftar kunjung. Lupa alasannya, namun pasti ada yang menarik tentang makam keramat ini. Kata keramat buat saya berarti ada hal sangat berarti yang telah dilakukan si mayit ketika ia masih hidup, sampai ia mendapat penghormatan.
December 30, 2019. Label:

Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen

Sudah hampir jam 3 sore namun cacing perut belum makan saat kami berkendara melintas di jalur paling Selatan Pulau Jawa dari wilayah Mirit arah ke Barat, sampai akhirnya Bambang menepikan kendaraan dan berhenti di warung Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen yang lokasinya berada di tepi Jalan Raya Sumber Jetis, Ambal, Kebumen.

Stasiun Kutowinangun Kebumen

Ketika melintasi perlintasan sebidang dengan rel kereta api yang berada di dekat Stasiun Kutowinangun, Kebumen, saya meminta Bambang untuk menepikan kendaraan dan berhenti. Setelah turun dari kendaraan, saya mengayun kaki untuk menuju rel kereta api dan lanjut berjalan mendekati Stasiun Kutowinangun lewat tepian rel.

Makam Aroeng Binang Kebejen Kebumen

Makam Aroeng Binang Kebejen Kebumen adalah kompleks makam keluarga Aroeng Binang dan keturunannya yang ada di Dusun Kebejen, Desa Kuwarisan, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen. Lokasi Makam Aroeng Binang berada tidak jauh dari Stasiun Kutowinangun, sekitar 250 m dari rel perlintasan sebidang yang ada di dekat stasiun itu.

Museum Kereta Api Ambarawa Semarang

Museum Kereta Api Ambarawa Semarang merupakan target kunjungan berikutnya. Saat itu adalah kali pertama saya berkunjung ke sebuah museum kereta api, belakangan baru berkunjung ke museum yang ada di Sawahlunto. Beberapa saat sebelumnya kami meninggalkan area Monumen Palagan Ambarawa yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit berkendara saja untuk sampai ke lokasi museum dari monumen perjuangan itu.

Masjid Agung Jawa Tengah Semarang

Masjid Agung Jawa Tengah Semarang saya kunjungi hanya beberapa saat setelah hujan deras yang mengguyur Kota Semarang telah reda. Jalanan masih basah dengan genangan air masih terlihat di sana-sini, dan mendung tebal menggayut yang menandai langit belum cukup puas menumpahkan simpanan airnya ke bumi. Musim hujan memang belum lagi lewat.
December 29, 2019. Label:

Gereja Blenduk Semarang

Mengisi waktu tersisa sebelum pulang ke Jakarta kami mampir di Gereja Blenduk Semarang, sebuah bangunan tua peninggalan dari jaman kolonial dengan kubah khas yang kemudian dijadikan sebagai nama julukannya. Blenduk, sering dilafalkan mblenduk, adalah ekspresi Jawa yang menggambarkan bentuk menonjol lengkung setengah bola yang besar. Jika tonjolan lengkungnya kecil maka disebut mlenthung, dan mlenthing kalau lebih kecil lagi.

Pemandangan dari Kereta Api Argo Anggrek Semarang - Jakarta

Pemandangan dari Argo Anggrek Semarang saya peroleh karena Jakarta tengah dilanda banjir besar karena curah hujan yang sangat tinggi dan pada saat yang bersamaan air Laut Jawa tengah pasang. Sehari sebelumnya bandara Soekarno - Hatta ditutup bagi semua penerbangan karena buruknya jarak pandang sehingga bisa membahayakan keselamatan.
December 28, 2019. Label:

Candi Gedong Songo Semarang

Candi Gedong Songo Semarang adalah kompleks bangunan candi di lereng Gunung Ungaran yang merupakan peninggalan dari jaman budaya agama Hindu. Candi Gedong Songo terletak di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten

Monumen Palagan Ambarawa Semarang

Siang itu saya berjalan kaki mengelilingi Monumen Palagan Ambarawa yang cukup teduh dengan rindang pohon, sambil memotret monumen serta beberapa persenjataan, juga kendaraan militer
December 28, 2019. Label:

Museum Palagan Ambarawa Semarang

Museum Palagan Ambarawa adalah tempat yang saya kunjung beberapa saat setelah meninggalkan kompleks Candi Gedong Songo. Lantaran perut masih kosong, kami berencana mampir dulu untuk mencoba menikmati sarapan dengan menu makanan setempat, yaitu nasi pecel di terminal Kota Ambarawa. Sayang warung tersebut tutup.
December 27, 2019. Label:

Gua Kreo Semarang

Pertanyaan mendatangkan pengetahuan. Adalah karena sebuah pertanyaan terbuka yang saya ajukan ke bapak supir mobil sewaan yang saya tumpangi yang membuat saya mengetahui keberadaan Gua Kreo Semarang, tempat terakhir yang saya kunjungi saat saya di Semarang beberapa waktu lalu.
December 27, 2019. Label:

Soto Bu Hj Misdar Purbalingga

Nama Soto Bu Hj Misdar Purbalingga rupanya sudah sedemikian terkenalnya sehingga orang Purwokerto pun menyarankan saya untuk mampir mencicipi masakan sotonya. Jam makan siang sudah lewat saat kami tiba sehingga tidak susah untuk menemukan tempat parkir di depan warungnya serta untuk mendapatkan tempat duduk nyaman.

Masjid Agung Purbalingga

Sudah agak lama saya mampir ke Masjid Agung Purbalingga, namun baru sempat menulis catatannya. Masjid terbesar di Kabupaten Purbalingga ini memiliki nama resmi "Darussalam". Lokasi masjid berada di sebelah barat Alun-alun Purbalingga, menghadap arah ke timur, sedikit serong ke sebelah kanan.

Masjid Cheng Ho Purbalingga

Masjid Cheng Hoo Purbalingga merupakan bangunan masjid berarsitektur khas Cina kedua di Indonesia yang pernah saya kunjungi. Masjid pertama adalah Masjid Cheng Hoo Surabaya yang berada di Jl. Gading, Surabaya. Bentuk luar keduanya nyaris sama dengan atap tumpang tiga, hanya berbeda pada pilar dan ornamen lubang hawa pada dindingnya.
December 26, 2019. Label:

Garang Asem H. Masduki Pekalongan

Hal pertama yang kami lakukan setelah dari Stasiun Pekalongan, setiba di kota ini dengan kereta pagi dari Gambir, adalah mencari tempat makan siang. Supir rental mobil (Bima Sakti, Dodi 0856 4004 5111) yang menjemput ternyata membawa kami ke Garang Asem H. Masduki Pekalongan yang berada di sisi sebelah utara Alun-alun.
December 25, 2019. Label:

Museum Batik Pekalongan

Museum Batik Pekalongan menempati gedung tua berbentuk segi empat simetris dengan taman di tengahnya yang ada sejak 1906. Halaman depan yang sekaligus sebagai tempat parkir kendaraan tidaklah terlalu luas. Lebar halamannya hanya 6 meter dengan panjang sekitar 50 meter memanjang sepanjang bangunan bergaya kolonial itu.
December 24, 2019. Label:

Pohon Beringin Trembesi Pekalongan

Pohon Beringin Trembesi Pekalongan kami ketahui saat melintas di jalanan, dan diberi tahu keunikan pohon tua ini oleh Dodi (rental Bima Sakti Pekalongan 0856 4004 5111). Dodi pula yang rajin mengantar kami saat berkeliling di sekitar Pekalongan. Pelayanan dan pengetahuan areanya bagus, sehingga merasa puas menyewa mobil darinya.
December 23, 2019. Label:

Masjid Wakaf Pekalongan

Masjid Wakaf Pekalongan merupakan masjid tua di kota batik pesisir utara Pulau Jawa ini. Dari Jembatan Loji kami menyusur Jl Sultan Agung ke arah selatan, belok kiri di perempatan setelah Pasar Induk Banjarsari, dan belok kanan di perempatan ke Jalan Surabaya. Masjid Wakaf ada di sebelah kanan jalan, hanya 50 meter dari perempatan.
December 22, 2019. Label:

Vihara Vajra Bumi Pekalongan

Kunjungan ke Vihara Vajra Bumi Pekalongan membuat saya sedikit lebih mengenal salah satu sekte agama Buddha di Nusantara ini. Istilah Vihara lazim digunakan sebagai bangunan tempat ibadah bagi penganut agama Buddha. Namun di jaman Order Baru nama vihara lebih banyak digunakan untuk tempat ibadah Tri Dharma.