Museum Pengkhianatan PKI 10 dari 90

February 08, 2019
Pembunuhan Massal di Tirtomoyo, 4 Oktober 1948. Meski Madiun telah direbut oleh pasukan TNI, namun gerombolan PKI masih terus melakukan tindak kekejaman terhadap lawan-lawan politiknya. Di daerah Wonogiri mereka melakukan teror terhadap rakyat dan menculik sejumlah pejabat pamong praja seperti bupati, wedana, polisi, ulama dan rakyat lainnya. Para tawanan yang seluruhnya berjumlah 212 orang disekap di ruangan bekas laboratorium dan gudang dinamit di Bukit Tirtomoyo.

Sejak tanggal 4 Oktober 1948 sebagian tawanan mulai dibunuh setelah terlebih dahulu mengalami siksaan. Ada yang langsung disembelih, ditusuk dengan bambu runcing dan bayonet, atau lehernya dijerat dengan kawat, bahkan ada yang dilempari batu sampai mati dalam keadaan tangan terikat. Pembunuhan yang menelan 56 korban jiwa itu akhirnya bisa dihentikan setelah diserbu oleh Batalyon Nasuhi dan Kompi S Militaire Academic (MA) pada sore hari tanggal 14 Oktober 1948. Sergapan didahului dengan serangan yang dilakukan tiga orang kadet MA yang berhasil melumpuhkan penjaga tahanan, dan membuat gerombolan PKI terkejut, panik, dan melarikan diri.

museum pengkhianatan pki lubang buayamuseum pengkhianatan pki museum pengkhianatan pki museum pengkhianatan pki
Museum Pengkhianatan PKI | « Foto-9 | Foto-11 »