Museum Fatahillah 4 dari 26

September 24, 2018
Meriam Si Jagur yang diletakkan bagian tengah belakang Museum Fatahillah Jakarta. Meriam ini merupakan peninggalan Portugis, buatan Makau, dibawa pada abad ke-16 oleh N.T. Bocarro ke Benteng Malaka. Meriam ini digunakan Portugis memperkuat benteng Malaka. Ketika Malaka jatuh ke tangan VOC pada 1641, Meriam si Jagur dibawa VOC ke Batavia. Moncong meriam si Jagur di Museum Fatahillah terlihat mengarah ke patung Hermes yang sebelumnya berada di sisi selatan Jembatan Harmoni, yang dirusak orang pada 1999 sehingga dipindahkan ke Museum Fatahillah.

museum fatahillah jakarta
Museum Fatahillah | « Foto-3 | Foto-5 »