Masjid Agung Jepara - 20 Foto Galeri

September 11, 2019
aroengbinang.com - Silahkan klik pada foto di Foto Galeri yang dikehendaki untuk melihat foto dengan ukuran yang lebih besar, dan link ke image-nya.

masjid agung jepara
1.Pemandangan yang terlihat sesaat setelah melewati gerbang Masjid Agung Jepara. Pada awalnya atap masjid ini tumpang susunnya ada lima, dengan bentuk agak melengkung ke atas menyerupai pagoda. Meskipun keindahan atap aslinya telah lama hilang, yang terjadi pada saat dilakukan renovasi pertama tahun 1686, namun beruntung masih berupa atap limasan tumpang.
masjid agung jepara
2.Bagian serambi Masjid Agung Jepara tampak cukup luas dengan lantai marmar mengkilap dan ornamen tembok berlubang lengkung di sisi sebelah kiri dan kanannya. Dindingnya juga berlapis marmar. Pintu utama berdaun dua ada di tengah terbuat dari kayu jati dengan kaca cukup besar. Di sisi kanan kiri pintu utama setelah jendela kaca besar ada pintu tambahan.
masjid agung jepara
3.Pandangan sudut ruang utama Masjid Agung Jepara, memperlihatkan pilar-pilar silindris kokoh dibalut dengan ukiran kayu, bagian mihrab, mumbar, lelangit lapis kayu, dan jendela kaca polos dengan ukiran di atasnya. Untuk membantu penerangan masjid di malam hari, pada sekitar tengah pilar dipasang lelampu. Pendingan ruang menggunakan kipas angin gantung. Bagian langitnya pun memakai material kayu yang menambah keanggunannya.
masjid agung jepara
4.Bagian pusat lelangit Masjid Agung Jepara dengan ukuran kayu menempel di sana, dan sebuah lampu gantung susun tiga dengan bagian bawa berukuran besar. Atap tumpang di puncak masjid tampaknya tak cukup tinggi sehingga tak cukup membawa cahaya masuk ke dalam ruangan utama ini. Jejendela kaca di sekeliling tembok cukup membantu pencahayaan di siang hari.
masjid agung jepara
5.Ruang utama Masjid Agung Jepara dengan pilar-pilar beton silindris berukuran besar dan tinggi yang dibalut dengan ukiran kayu, sehingga terlihat elok. Bagian lelangitnya pun memakai material kayu sepenuhnya yang menambah keanggunannya. Kepiawaian seni ukir Jepara terlihat pada bagian mihrab, demikian juga terlihat pada mimbar kayunya.
masjid agung jepara
6.Pandangan dekat pada ukiran yang ada pada mihrab masjid, dengan kaligrafi huruf Arab yang berisikan ayat-ayat suci Al Quran. Di depan sajadah imam, ada cagak buku tempat meletakkan Al Quran yang diperuntukkan bagi imam jika ia hendak membaca surat yang panjang, namun belum lagi hafal di luar kepala.
masjid agung jepara
7.Pandangan dekat pada mimbar masjid dengan tiang yang relatif sederhana tak berukir rumit, hanya ada lekuk garis meninggi dan ornamen berbentuk wajik. Pada ujung atas setiap tiang, juga tiang pendek yang ada di depan, ada kubah kecil berwarna keemasan. Kubah dengan warna sama, namun dengan ukuran jauh lebih besar diletakkan di atas atap mimbar. Kaligrafi yang rumit juga tampak di bagian atas mimbar.
masjid agung jepara
8.Pandangan pada sisi kanan ruang utama Masjid Agung Jepara, dengan pintu masuk yang terbuka lebar. Pada dinding bagian atas diantara pintu dan jendela juga ada kayu ukir. Ketika saya baru tiba, waktu ashar belum lagi tiba, dan pintu depan dikunci, sehingga saya tak bisa masuk. Namun menjelang adzan ashar, seorang petugas membuka pintu depan yang ada di sisi sebelah kanan.
masjid agung jepara
9.Pandangan pada pintu samping Masjid Agung Jepara, dengan sudut pandang sedikit berbeda dengan foto sebelumnya. Di kiri bawah tampak kotak kecil berisi buku-buku Al Quran yang biasa dibaca jamaah setelah selesai shalat, atau menunggu waktu untuk menjalankan ibadah shalat berikutnya.
masjid agung jepara
10.Pandangan lebih dekat pada pilar beton berbalut kayu dengan lilitan besi yang menjadi pengait lampu, sebagai penerang tambahan bagi lampung gantung utama yang ada di tengah ruangan. Susunan kayu ukir pada pusat lelangit ruangan juga terlihat pada foto ini.
masjid agung jepara
11.Pandangan lebih dekat pada ukiran kayu di bagian atas pilar serta ornamen yang menyerupai sisik daun yang dibuat dalam posisi miring melingkari puncak pilar. Meskipun dibuat dengan cukup halus, namun ukiran yang menempel pada lelangit ruangan masih kurang begitu mengesankan.
masjid agung jepara
12.Pandangan pada gerbang masuk Masjid Agung Jepara, dilihat dari halaman masjid mengarah ke luar. Bentuk yang menurut saya serba tanggung, karena disebut gapura candi bentar bukan, namun juga bukan gapura paduraksa yang elok, karena bagian tengahnya tak menyatu secara desain dengan kedua pilarnya.
masjid agung jepara
13.Bedug berukuran sedang yang di gantung pada dudukan kayu berukir, dengan kentongan kayu besar yang digantung di sebelahnya. Besarnya ukuran kentongan membuat bedug terlihat kecil. Di latar belakang tampak deretan pilar dengan bagian atas berlekuk-lekuk meruncing hingga puncaknya.
masjid agung jepara
14.Bagian serambi masjid dengan kain hijau memanjang yang dipasang sebagai pembatas bagi tempat shalat jamaah wanita. Tampaknya kain ini hanya dipasang pada saat awal waktu shalat, dan dicopot setelah beberapa waktu kemudian, karena saya tak melihatnya ketika baru saja tiba.
masjid agung jepara
15.Sebuah prasasti yang dibuat oleh Kanwil Departeman Agama Provinsi Jawa Tengah, menunjukkan arah kiblat dan shof sholat. Di bagian atasnya terdapat tulisan berupa terjemahan ayat suci Al Quran, berbunyi "Palingkanlah mukamu ke Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada palingkanlah mukamu ke arahnya." (QS Al Baqarah: 144).
masjid agung jepara
16.Prasasti yang mendokumentasikan peresmian pembuatan gapura dan pagar Masjid Agung Baitul Makmur Jepara, yang dilakukan pada 22 Oktober 2006, yang dihadiri dan ditandatangani oleh bupati Jepara pada waktu itu.
masjid agung jepara
17.Pandangan pada bagian depan masjid dengan sepotong bagian gapura di latar depan. Limasan tumpang pada atap masjid memang tampak pendek jaraknya dengan limasan terpancung di bagian bawahnya, sehingga tak mampu memasukkan cahaya yang cukup ke dalam ruangan masjid, baik di serambi maupun di ruangan utamanya. Mudah-mudahan pada renovasi berikutnya atap Masjid Agung Jepara ini bisa dikembalikan ke bentuk awalnya yang lebih anggun.
masjid agung jepara
18.Pandangan dekat pada salah satu pilar Masjid Agung Jepara yang memperlihatkan ragam ukir yang menghias bagian sabuk di atas landasan pilar. Jepara memang sangat terkenal dengan kehebatan karya seni ukiran kayunya, sehingga bisa dimaklumi mengapa ukir kayu menjadi ornamen yang sangat menonjol di masjid ini.
masjid agung jepara
19.Sudut pandang lainnya pada ornamen ukir kayu yang menghias pilar masjid, mihrab tempat ruangan imam shalat, serta mimbar. Berbeda dengan kebanyakan masjid di Jawa lainnya, letak mimbar di Masjid Agung Jepara tidak berada dalam relung ruang yang sama dengan tempat imam, namun mengambil area di baris shaf paling depan.
masjid agung jepara
20.Pandangan tegak yang mengarah ke bagian mihrab masjid, dengan lampu gantung susun tiga di bagian tengah ruangan. Meskipun indah dan anggun, serta tentu saja mahal, kelemahan seni ukir kayu adalah pada keterbatasan umurnya. Hingga ditemukan teknologi yang bisa mengawetkan kayu sehingga bisa berusia ratusan tahun, maka ada masanya bagian-bagian masjid yang terbuat dari kayu itu harus diganti. Masalahnya adalah semakin lama akan semakin sulit untuk mencari kayu jati tua yang berkualitas.
Masjid Agung Jepara
Bagikan ke: Facebook, Twitter, WhatsApp, Telegram, Email. Print!. Kunjungi Channel Aroengbinang.