Foto Masjid At Tin

Masjid At Tin TMII Jakarta memiliki empat kubah menara kecil di tiap sudut yang mengelilingi kubah utama, dengan huruf "Allah" di puncaknya. Di bagian depan masjid terdapat kolam air mancur dengan keramik hijau muda yang pinggiran kolamnya bisa menjadi tempat duduk. Bentuk anak panah yang merupakan tema utama di masjid ini juga terlihat di kolam air mancur.

The At Tin Mosque has four dome minarets on each corner surrounding the main dome, with the letter "Allah" on the top. At the front of the mosque, there is a fountain with light green ceramics on which the edge of the pool can be seated. The arrow shape which is the main theme in this mosque is also seen in the fountain.



Lorong samping Masjid At Tin TMII Jakarta memiliki sistem suara sangat baik. Saya bisa mendengar dengan sangat jelas suara penceramah di dalam masjid saat berjalan di selasar. Tidak dari pengeras suara di menara, melainkan dari speaker berkualitas tinggi yang dipasang tersembunyi dalam setiap jarak tertentu di sepanjang langit-langit selasar masjid.

Side aisle of At Tin Mosque has an excellent sound system. I could hear very clearly the voice of the preacher inside the mosque while walking through it. Not from the loudspeakers in the minaret, but from high quality speakers hidden at any given distance along the ceiling of the mosque hallway.



Mihrab Masjid At Tin TMII, tempat imam dan mimbar masjid yang tinggi tepat berada di tengah mihrab. Ornamen masjid didominasi bentuk anak panah yang mengarah ke atas.

Mihrab of At Tin Mosque, where the high priest spot and pulpit of the mosque is placed right in the middle of the mihrab. The ornament of the mosque is dominated by the shape of an arrow pointing upwards.



Ornamen dalaman kubah Masjid At Tin TMII Jakarta yang elok berhias lampu kristal. Lini memusat di bawah kubah dibuat dari lempeng baja yang dikelilingi kaca patri biru, hijau, kuning, dan merah.

The interior decoration of At Tin Mosque dome is beautifully decorated with crystal lights. The center line under the dome is made of steel plates surrounded by blue, green, yellow, and red stained glass.



Mimbar masjid At Tin ini terkesan sangat mewah dan anggun, berada di pusat mihrab dengan tata lampu yang sangat baik, dan diapit bentuk panah dengan kaligrafi yang menyatu. Untuk naik ke atas mimbar terlihat ada undakan di sebelah kiri. Tempat imam tampaknya tepat berada di depan mimbar.

The pulpit of the At Tin mosque seems very luxurious and elegant, located in the center of the mihrab with excellent lighting, and is flanked by arrow shapes with unified calligraphy. To go up to the pulpit you can see a step on the left. The imam's place appears to be right in front of the pulpit.



Foto yang memperlihatkan sebagian dari dalaman kubah Masjid At Tin dengan gelantung lampu berbentuk bulatan yang ditata elok, kaligrafi yang melingkari bawah kubah secara pas, serta kombinasi warna biru yang indah pada pusat kubah.

The photo shows part of the dome interior of the At Tin Mosque with a well-arranged circular lamp post, calligraphy circling under the dome to fit on it, as well as a beautiful combination of blue colors in the center of the dome.



Pandangan tegak lurus yang sangat elok pada dalaman kubah Masjid At Tin TMII Jakarta. Meskipun untuk memotret telah memakai lensa 14 mm namun belum juga sanggup untuk menangkap keseluruhan lingkaran. Mungkin hanya photomerge yang bisa melakukannya.

A very beautiful perpendicular view on the inside of the dome of the Masjid At Tin TMII Jakarta. Even though you have used a 14 mm lens for shooting, you have not been able to capture the entire circle. Maybe a 10mm lens or photomerge can do it.



Bentuk bentuk panah pada dinding mihrab yang semuanya berjumlah 7 buah, memberi simbol sebuah makna bahwa manusia hendaknya jangan pernah berhenti mensyukuri nikmat dan berkah yang dilimpahkan Allah kepadanya, sebagaimana digambarkan dalam bentuk sebuah panah dari awal sampai akhir.

The arrow shape on the mihrab's wall, which is 7 in number, symbolizes a meaning that man should never stop being grateful for the grace and blessings that God bestowed on him, as depicted in the form of an arrow from beginning to end.



Rancang bagian dalam Masjid At Tin TMII Jakarta ini memang terlihat elok dipandang mata. Jika saja tidak karpet pada lantai di bagian depan sana maka refleksi mihrab dan dalaman langit-langit mungkin akan terlihat lebih indah. Dan jika lampu menyala pada malam hari, dalaman masjid ini tentu akan lebih memikat.

The interior design of the At Tin TMII Jakarta Mosque does look beautiful to the eye. If only there wasn't a carpet on the floor then the mihrab reflection and the inside of the ceiling might look more beautiful. And if the lights are on at night, the inside of this mosque will certainly be more attractive.



Sudut pandang lain pada dalaman kubah Masjid At Tin TMII Jakarta yang memberi kesan berbeda. Ada kesan futuristik dan mistis. Bangunan tempat ibadah, apa pun agamanya, biasanya menggambarkan cita rasa seni dan kemajuan ilmu arsitektur dari penganutnya, selain juga bisa menggambarkan kemakmurannya.

Another point of view on the inside of the dome of the At Tin mosque that gives a different impression. There is a futuristic and mystical impression in it. Buildings of places of worship, regardless of religion, usually describe the taste of art and the advancement of architectural knowledge of the adherents, as well as being able to describe their prosperity.



Kombinasi warna yang berani yang didominasi oleh warna kuning serta selingan warna merah dan biru, serta bentuk yang indah dari salah satu lampu dinding yang melekat pada sebuah pilar utama Masjid At Tin TMII Jakarta.

A bold color combination dominated by yellow and an interlude of red and blue, and the beautiful shape of one of the wall lamps attached to a main pillar of the At Tin Mosque.



Ornamen kaca patri indah pada salah satu dinding Masjid At Tin, yang juga menggambarkan bentuk panah. Kombinasi warna pada bagian tengahnya tampak sangat memikat. Di bawah kaca patri merupakan dinding terbuka yang bisa melihat ke area di lantai dasar.

Beautiful stained glass ornament on one of the walls of the At Tin Mosque, which also depicts an arrow shape. The color combination in the middle looks very attractive. Beneath the stained glass is an open wall that can look out over the ground floor area.



Sudut pandang yang memperlihatkan lingkaran-lingkaran yang mengeliling bagian bawah kubah utama, dengan deretan lampu gantung berbentuk bundar yang seolah berputar. Yang juga patut dikagumi adalah tidak adanya pilar yang menopang kubah, membuat ruangan utama masjid terlihat sangat luas.

A viewpoint that shows the circles surrounding the lower part of the main dome, with a row of round chandeliers that seem to rotate. What also should be admired is the absence of pillars supporting the dome, making the main room of the mosque looks very spacious.



Ukiran pada kayu jati yang sangat detail pada pintu Masjid At Tin TMII Jakarta Timur. Ukiran itu dikerjakan dengan sangat baik dan menghasilkan karya seni yang menarik. Bukan hanya elok, namun ukiran kayu semacam ini memerlukan perawatan yang telaten dan teliti agar awet dan tetap indah.

A very detailed teak carving on At Tin Mosque's door. The carvings were very well done and produced interesting works of art. Not only beautiful, but wood carvings of this kind require painstaking and meticulous care to be durable and still beautiful.



Salah satu menara Masjid At Tin dengan ornamen yang juga berbentuk panah pada badan menara. Kubah pada puncaknya terlihat agak lonjong dengan bulan sabit di puncaknya. Tak terlihat ada dek pandang pada menara, mungkin pada bagian yang ada kacanya.

One of the towers of the At Tin Mosque with an ornament which is also in the shape of an arrow on the body of the tower. The dome at the top looks slightly oval with a crescent moon at the top. There wasn't a viewpoint deck on the tower, maybe where at the glass side is located.



Pandangan samping pada Masjid At Tin TMII Jakarta, dengan dua diantara empat menara, kubah utama yang terlihat hanya puncaknya saja, serta selasar yang memanjang di samping masjid. Area di luar selasar terlihat ditandai dengan saf-saf, yang bisa dipakai shalat bila jumlah jamaah tidak tertampung di ruang utama dan selasar.

A side view of the At Tin Mosque, with two of the four minarets, the main dome that is visible only at the top, and the hallway that extends beside the mosque. The area outside the veranda can be seen marked with markings, which can be used for prayer if the number of worshipers could not be accommodated in the main hall and hallway.



©2021 Ikuti

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.