Foto Sin Tek Bio 1

aroengBinang.com - Di Kelenteng Sin Tek Bio Pasar Baru ada 28 altar, 14 diantaranya di lantai dua dengan ratusan patung dari abad ke-17 dan sisanya di lantai pertama. Dewa Bumi merupkan dewata utama yang menempati altar di lantai satu, dan patungnya didatangkan langsung dari Tiongkok ketika kelenteng berdiri.

kelenteng sin tek bio pasar baru jakarta

Celengan Shi Mien Fut yang sudah tua di pojok ruang altar di lantai dua Sin Tek Bio. Yang juga menarik adalah adanya altar doa untuk Embah Raden Suria Kencana Winata, salah satu dari 14 altar di ruang utama vihara. Meskipun menarik, kelenteng ini terhimpit di dalam padatnya Pasar Baru dengan gang kecil sebagai akses yang bermuara ke Jl Samanhudi

kelenteng sin tek bio pasar baru jakarta

Altar Dewi Kwan Im dengan satu rupang (patung) utama berukuran cukup besar, dan sejumlah patung lainnya yang lebih kecil diletakkan di belakangnya. Dua rupang besar berwarna putih diletakkan agak tingggi di belakang rupang utama. Pada setiap lampu minyak di depan arca ditempel stiker nama penyumbangnya. Hiolo juga ada di sana.

kelenteng sin tek bio pasar baru jakarta

Deretan rupang dewa dan orang suci dengan berbagai ekspresi dan posisi badan terlihat pada foto. Paling depan adalah rupang Buddha Tertawa berwarna keemasan yang tampak sudah menua. Kelenteng ini memang terlihat sangat kaya dengan beragam patung yang semuanya mengesankan.

kelenteng sin tek bio pasar baru jakarta

Altar Dewi Kwan Im dilihat dari sudut pandang yang berbeda, memperlihatkan susunan lampu minyak yang ditata bertingkat secara rapi. Tingkat paling tinggi mungkin diperuntukkan bagi orang penting atau penyumbang yang paling dermawan.

kelenteng sin tek bio pasar baru jakarta

, Pejalan musiman. Bagikan: Facebook, Twitter, WhatsApp, Telegram, Email. Print! Follow aroengBinang! aroengBinang.com adalah blog tulisan foto perjalanan dan catatan seputar wisata Indonesia, peta wisata, hotel, seni budaya, opini, percik pikir, hiburan, serta tips blogger. Kunjungi sitemap untuk mesin pencarian dan isi blog selengkapnya. Balik ke atas ↑
©2020 aroengBinang