Foto Gereja Simultan 1

aroengbinang.com - Pandangan pada serambi dan ruangan utama Gereja Simultan Menteng Pulo. Mimbar kayu di serambi adalah tempat disimpannya kitab Injil kuno dalam Bahasa Belanda, di dalam kotak bertutup kaca. Empat deret dan dua lajur bangku di ruangan ini bantalannya dicopot, mungkin hanya dipasang ketika ada misa. Di ruang dalam terdapat patung Yesus pada tiang salib, meja altar, diterangi sumber cahaya dari dua lubang dinding samping berhias kaca patri sangat indah karya C. Stauthamer yang dibuat pada 1950, tahun berdirinya Gereja Simultan.

stauthamer gereja simultan menteng pulo

Pemandangan pada sudut Columbarium, dengan sebuah kolam asri dan dua selasar yang membentuk sudut 90 derajat, disangga oleh pilar-pilar besar. Bangunan pojok di bawah kubah hijau itu ternyata merupakan tempat penyimpanan abu jenazah orang Belanda tidak dikenali yang jadi tawanan perang Jepang. Beberapa ikan koi berukuran cukup besar yang berenang-renang di dalam kolam. Menempel di bagian depan setiap pilar yang semuanya ada sembilan (tiga di selasar kiri dan enam di kanan), terdapat medali dengan simbol-simbol empat agama (Kristen, Islam, Yahudi, Tao), serta simbol-simbol kehidupan (hidup, mati, waktu, lahir kembali, dan keabadian).

gereja simultan menteng pulo

Pandangan pojok yang memperlihatkan bangunan utama gereja di bagian depan dengan lonceng di puncaknya, serta menara setinggi 22 meter dengan penutup berbentuk kubah. Di latar depan adalah deret kubur yang menjadi bagian dari ereveld, diantaranya seorang pendeta bernama G.J. Jansen in de Wal. Ia wafat pada 30 Juli 1945.

gereja simultan menteng pulo

Bulan Sabit Bintang di sebelah kiri dan Bintang Daud di sebelah kanan, yang masing-masing melambangkan agama Islam dan Yahudi terlihat pada foto ini. Salib dan Yin-Yang ada pada sudut yang lainnya, sebagai lambang Nasrani dan Konghucu.

gereja simultan menteng pulo

Salib memorial di Gereja Simultan ini dibuat dengan menggunakan bantalan rel kereta api Burma, sebagai penghormatan bagi tentara Belanda, Inggris, Australia dan Amerika yang menjadi tawanan perang tentara Jepang, dan tewas selagi menjalani kerja paksa untuk membuat jalur kereta api dari Burma ke Thailand.

salib kayu gereja simultan menteng pulo