Foto Arsip Nasional 1

aroengbinang.com - Di halaman belakang terdapat sepasang meriam tua berukuran besar menghadap ke Barat di kiri kanan lapangan rumput. Dekat meriam di sisi kiri terdapat lonceng dengan ornamen dedaunan pada bagian atasnya mengapit tulisan melingkar, menggantung pada dudukan beton. Sebuah tengara ditulis pada lempeng logam yang menempel di dindingnya. Halaman belakang ini dan lantai bawah gedung utama, biasa disewakan untuk resepsi pernikahan yang mampu menampung sampai 1500 tamu undangan.

gedung arsip nasional

Halaman depan Gedung Arsip Nasional Jakarta yang terlihat elok, dilihat dari lantai dua. Bangunan kuno ini telah dipugar oleh Stichting Cadeu Indonesia, yayasan yang didirikan sekelompok pengusaha Belanda untuk menyelamatkan Gedung Arsip Nasional. Pemicunya adalah tersiarnya kabar bahwa gedung itu akan dibongkar oleh keluarga Soeharto untuk dijadikan pertokoan pada 1992. Tahun itu Arsip Nasional RI pindah ke Jl Ampera Jakarta Selatan. Stichting Cadeu Indonesia mengumpulkan dana pemugaran dan menjadikannya museum.

stichting cadeu indonesia gedung arsip nasional

Memasuki ruangan-ruangan di dalam Gedung Arsip Nasional ini, tidak banyak benda dan perabot tua yang saya jumpai dipajang di sana. Dari yang sedikit itu ada pula tulisan permintaan untuk tidak memotretnya, yang mau tak mau saya turuti. Gramafon adalah salah satu dari sedikit koleksi yang disimpan di ruang utama gedung Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia.

gramafon gedung arsip nasional

Tengara pada lonceng sumbangan Stichting Oud-Jakarta (Yayayan Kotatua Jakarta) itu. Pada tengara terdapat logo dengan siluet burung berjambul panjang ditoreh pada benda semacam kantung dan tulisan "Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia" mengelilinginya.

stichting oud-jakarta gedung arsip nasional

Pandangan lebih dekat pada tengara lonceng. Di bagian bawah tertulis "Lonceng ini disumbangkan oleh Stichting Oud-Jakarta kepada Arsip Nasional RI pada tanggal 20 April 1999 dengan dukungan Ballast Nedam International, Decorient-Ballast J.O., Interbeton, Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Stichting Nationaal Cadeau Indonesie, Werkspoomuseum". Versi Bahasa Inggris ditulis di bawahnya.

stichting oud-jakarta gedung arsip nasional