Foto Kelenteng Bahtera Bhakti 7

Altar Kong Toe Tjoe Seng dengan rupang memakai jubah warna kuning bersulam naga merah. Kong Toe Tjoe Seng adalah yang diminta Sam Po Soei Soe untuk membangun kelenteng Da Bo Gong, tempat memuja Dewa Air, yang kemudian menjadi Kelenteng Bahtera Bhakti.

kelenteng bahtera bhakti ancol

Pemandangan tiga altar yang berderet di ruang utama Kelenteng Bahtera Bhakti, dipisahkan oleh jam dinding yang bertulis kata dalam bahasa Perancis itu. Papan berhuruf Tionghoa di atas altar terlihat sudah tua dan kusam.

kelenteng bahtera bhakti ancol

Nyala lilin di dalam remang ruang kelenteng memberi kesan indah. Selain sebagai penerang, lilin juga diberi aroma sehingga menyebarkan bau wangi ketika terbakar. Meskipun sudah ada lampu listrik namun fungsi lilin dan lampu minyak masih tetap dipertahankan di kelenteng.

kelenteng bahtera bhakti ancol

Pandangan samping pada altar dan makam Ibu Sitiwati dan Sam Po Soei Soe. Jika tah tahu ceritanya maka mungkin orang akan tak menduga bahwa di dalam Kelenteng Bahtera Bhakti ini ada kuburan yang bersejarah.

kelenteng bahtera bhakti ancol

Tulisan pada nisan makam itu berbunyi "Kramat Sam Po Soei Soe, Iboe Sitiwati". Di Kelenteng Bahtera Bhakti Ancol ini juga dikubur Ibu Mone, adik Ibu Sitiwati.

kelenteng bahtera bhakti ancol

©2020 aroengBinang