Galeri Museum Hakka 2

aroengbinang.com - Poster besar berisi tulisan, dengan latar suasana jaman dahulu, tentang alasan mengapa dibangun Museum Hakka Indonesia, yang ditulis dalam tiga bahasa. Adalah karena bencana alam dan perang yang ratusan tahun lalu menyebabkan nenek moyang orang Hakka bermigrasi ke Nusantara. Mereka bekerja sebagai kuli tambang, buruh perkebunan, petani dan pedagang kecil. Diantara mereka banyak yang kemudian berhasil, dan melalui museum ini diharapkan generasi muda mendapat inspirasi dan mempelajari pengalaman sukses mereka. Museum ini juga menampilkan kontribusi etnik Tionghoa dalam pergerakan kemerdekaan dan di berbagai bidang sesudahnya yang diharapkan menjadi perekat untuk memperkuat proses pembangunan bangsa.

museum hakka indonesia tmii jakarta

Di sebelah kiri ada pajangan yang menampilkan produk-produk Sinde Budi Sentosa, yang dimiliki oleh keturunan Hakka. Mulai dari produk balsem, Liang Tea cap Pistol hingga Larutan Penyegar Kaki Tiga cap Badak yang terkenal itu.

museum hakka indonesia tmii jakarta

Poster berisi foto bangunan Tulou di pegunungan Fujian, penjelasan mengenai Tulou, foto Zhenceng Lou yang terlihat antik dan elok, serta foto bangunan Museum Hakka dengan foto bangunan asli di atas dan bawahnya.

museum hakka indonesia tmii jakarta

Pajangan yang memperlihatkan sejumlah bahan yang digunakan dalam peracikan obat jamu tradisional Tionghoa. Sayang sekali keterangan bahan-bahannya semua ditulis dalam bahasa Tionghoa. Rupanya bukan hanya bagian tumbuhan dari mulai akar hingga buah yang dipakai, namun ada juga binatang dan sejumlah batuan.

museum hakka indonesia tmii jakarta

Miniatur rumah tradisional orang Hakka yang terlihat antik dan unik. Bencana dan ancaman musuh membuat mereka membuat hunian yang mempertimbangkan keamanan sebagai faktor utama, dengan membatasi pintu masuk dan membuat jarak bangunan yang dibuat secara rapat.

museum hakka indonesia tmii jakarta