Foto Pulau Cangkir 1

Beberapa langkah dari tempat kami parkir terlihat bangunan bertulis "Peziarahan Maqom Waliyullah Pangeran Jaga Lautan". Saat masuk ke dalam bangunan bertiang bambu besar dan beratap rumbia tampak sekumpulan pria, wanita dan anak-anak, tengah menghadap ke arah cungkup makam dengan lubang lengkung rendah bertulis aksara Arab gundul di atasnya. Sebagian peziarah tengah duduk membaca tahlil, dan sebagian lagi tengah berdiri menunggu sesuatu.

pulau cangkir kronjo tangerang

Pantai Pulau Cangkir yang berbatu dan air yang keruh tak menghalangi anak-anak untuk mencebur dengan pakaian seadanya dan bermain air laut yang ombaknya tenang. Adanya tempat penyewaan ban memberi kesenangan tambahan bagi anak yang orang tuanya mau merogoh kocek untuk kesenangan anaknya. Sejumlah perahu nelayan tampak terlihat di cakrawala sana.

pulau cangkir kronjo tangerang

Beberapa langkah dari tempat kami parkir terlihat bangunan pada foto di atas bertulis "Peziarahan Maqom Waliyullah Pangeran Jaga Lautan". Saat masuk ke dalam bangunan bertiang bambu besar dan beratap rumbia ini tampak sekumpulan pria, wanita dan anak-anak, tengah menghadap ke arah cungkup makam dengan lubang lengkung rendah bertulis aksara Arab gundul di atasnya. Sebagian peziarah tengah duduk membaca tahlil, dan sebagian lagi tengah berdiri menunggu sesuatu.

pulau cangkir kronjo tangerang

Lorong di dalam Pulau Cangkir yang terbentuk dari deretan lapak pedagang aneka rupa yang sama sekali tak teratur dengan tenda-tenda plastik yang semakin menambah keruwetan.

pulau cangkir kronjo tangerang

Salah satu titik di pinggiran Pulau Cangkir dengan dermaga bambu sederhana dan saung-saung serta rumah setengah kumuh di tepian pulau yang tak berpantai.

pulau cangkir kronjo tangerang

©2020 aroengBinang