Foto Prasasti Batutulis

Ini adalah cungkup bangunan kecil yang digunakan sebagai tempat untuk menyimpan Prasasti Batutulis Bogor dan beberapa buah batu kuno lainnya. Di halaman kiri cungkup Prasasti Batutulis Bogor terdapat dua buah batu mirip nisan yang tertancap di atas sebuah gunduk mirip kuburan, yang diduga sebagai tempat menambatkan tali kekang kuda.



Seperti bisa diduga dari namanya, Prasasti Batutulis Bogor adalah prasasti yang ditulis pada sebuah batu. Yang digunakan adalah sebuah batu Terasit, jenis batu yang terdapat di sepanjang aliran Sungai Cisadane, Bogor. Prasasti Batutulis itu ditulis dengan menggunakan huruf Sunda Kawi (Pallawa) dan memakai bahasa Sanskerta.



Di depan batu Prasasti Batutulis Bogor terdapat Batu Tapak berukuran kecil dengan lekukan dua telapak kaki seukuran orang dewasa yang diduga milik Prabu Surawisesa, Raja ke-2 dari Kerajaan Pakuan Pajajaran yang memerintah saat Prasasti Batutulis Bogor dibuat. Ada lagi sebuah batu berukuran lebih kecil lagi dengan lekukan lutut di atasnya.



Tulisan di atas batu itu yang berarti: Semoga selamat, ini tanda peringatan Prabu Ratu almarhum, Dinobatkan dia dengan nama Prabu Guru Dewataprana, Dinobatkan (lagi) dia dengan nama Sri Baduga Maharaja Ratu Aji di Pakuan Pajajaran Sri Sang Ratu Dewata. Dialah yang membuat parit (pertahanan) Pakuan. Dia putera Rahiyang Dewa Niskala yang dipusarakan di Gunatiga, cucu Rahiyang Niskala Wastu Kancana yang dipusarakan ke Nusa Larang. Dialah yang membuat tanda peringatan berupa gunung-gunungan, membuat undakan untuk hutan Samida, membuat Sahiyang Telaga Rena Mahawijaya (dibuat) dalam (tahun) Saka "Panca Pandawa Mengemban Bumi".



Prasasti Batu Tulis yang ditata membentuk sudut 90 derajat dengan tapak siku dan dua tapak kaki di depannya.



Prasasti Batutulis berdiri setinggi 151 cm, dengan lebar dasar 145 cm dan ketebalan antara 12-14 cm. Di dekatnya ada sebuah lingga, batu lonjong yang melambangkan kesuburan pria, setinggi Prasasti Batutulis Bogor.



Batu tegak yang terletak agak terpisah dari Prasasti Batu Tulis dan batu-batu lainnya, namun masih berada di dalam cunkup, diduga digunakan sebagai tempat bersandar saat orang duduk.



Di halaman sebelah kiri cungkup Prasasti Batutulis Bogor terdapat dua buah batu mirip nisan yang tertancap di atas sebuah gundukan mirip kuburan, yang diduga sebagai tempat menambatkan tali kekang kuda.



©2021 Ikuti

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.