Foto Patung Sarapung Korengkeng 1

Patung Sarapung Korengkeng Tondano Minahasa dan Tugu Perang Tondano ini dibuat atas prakarsa Mayor Jenderak HV Worang, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara, dengan penyumbang pelaksana FB Maringka dari CV Pelita Jaya.

patung sarapung korengkeng tondano minahasa sulawesi utara

Sebuah meriam kuno dan tugu bertulis dengan patung burung hantu (burung Manguni) dan dua kepala sapi dipuncaknya melengkapi keberadaan Patung Korengkeng Sarapung ini.

patung sarapung korengkeng tondano minahasa sulawesi utara

Patung Korengkeng Sarapung dibangun untuk mengenang perjuangan heroik Serapung dan Korengkeng sebagai pemimpin rakyat Minahasa dalam perang Tondano yang terjadi di tahun 1808-1809.

patung sarapung korengkeng tondano minahasa sulawesi utara

Serapung adalah Kapala Walak (pemimpin masyarakat secabang keturunan) Tondano Touliang sedangkan Korengkeng adalah Kapala Walak Tondano Toulimambot dalam pertempuran untuk mempertahankan Tondano dari serbuan tentara kolonial Belanda.

patung sarapung korengkeng tondano minahasa sulawesi utara

Tulisan pada tugu ini berbunyi "Akhir Oktober 1808 Sarapung Kapala Walak Tondano Touliang dan Korengkeng Kapala Walak Tondano Toulimambot dan dibantu para walak lain di Minahasa mengangkat senjata hendak mengusir pemerintah Belanda yang bertindak sewenang-wenang. Setelah berperang sampai Februari 1809, maka 13 Walak dikalahkan Belanda. 100 orang tewas di pihak Tondano dan 50 rumah keluarga besar terbakar. Namun Belanda sulit kalahkan rakyat di belakang moraya (benteng) dari bambu. 4 Agustus 1809 baru Belanda dapat memasuki induk negeri Tondano yang terpaksa ditinggalkan rakyat karena kekurangan makanan. Tahun 1812 Tondano dibangun kembali di sebelah utara negeri lama (Minawanua).”

patung sarapung korengkeng tondano minahasa sulawesi utara

©2020 aroengBinang