Foto Museum Tekstil 2

aroengbinang.com - Teras dengan tempat duduk yang nyaman di halaman belakang yang luas. Terlihat ada banyak pepohonan di halaman belakang ini yang bisa digunakan sebagai bahan pewarna tekstil alam, baik dari daun, bunga mau pun tangkainya.

museum tekstil jakarta

Pandangan samping pada Gedung Museum Tekstil Jakarta, dengan lubang-lubang lengkung besar untuk sirkulasi udara. Atap ruangan utamanya dibuat tinggi menyesuaikan dengan kondisi di area tropis. Di sebelah kanan tampak prasasti yang berisi riwayat singkat gedung ini.

museum tekstil jakarta

Sebuah tempat teduh yang berada di bawah sebuah pohon besar rindang, yang berada di sayap kiri Museum Tekstil. Bangku tempat duduk disediakan di sana bagi pengunjung yang ingin sejenak beristirahat sambil menikmati suasana di halaman musuem yang sangat luas ini.

museum tekstil jakarta

Prasasti Museum Tekstil yang menjelaskan sejarah singkat tentang gedung yang ditempatinya. Gedung bergaya Art Deco ini dibangun pada abad 19 sebagai sebuah rumah pribadi dari seseorang yang berkebangsaan Perancis. Rumah tersebut kemudian dijual kepada Konsul Turki yang bernama Abdul Aziz Almussawi Al Katiri, dan lalu pada tahun 1942 berpindah tangan ke Dr. Karel Christian Ceuq.

museum tekstil jakarta