Foto Museum Satriamandala 15

aroengbinang.com - Dioraman Pertempuran Surabaya yang berlangsung pada 10 November 1945. Dimulai dari sejumlah insiden di beberapa tempat, hingga berpuncak pada tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby, Panglima Tentara Sekutu untuk Jawa Timur.

Mayor Jenderal Mansergh kemudian mengeluarkan ultimatum agar rakyat Surabaya dan para pejabat pemerintahan menyerahkan semua senjata mereka di Bataviaweg sebelum pukul 06.00 tanggal 10 November 1945. Diorama ini menggambarkan pertempuran yang terjadi di sekitar Jembatan Merah Surabaya.

museum satriamandala jakarta

Kaca di bagian bawah foto atas adalah salah satu bagian kaca jendela Gedung Bank Internatio di daerah Jembatan Merah Surabaya, tempat dimana pada 30 Oktober 1945 terjadi insiden bersenjata antara pihak Indonesia dengan tentara Inggris yang menyebabkan tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby.

museum satriamandala jakarta

Lukisan yang menggambarkan Letjen Oerip Soemoharjo di atas punggung kuda tengah memimpin upacara dengan sebuah pasukan. Beliau adalah jenderal dan kepala staf umum Tentara Nasional Indonesia pertama pada masa Revolusi Nasional Indonesia.

museum satriamandala jakarta

Koleksi Museum Satriamandala berupa meja dan kursi tamu diplitur yang sebelumnya ada di kediaman Letjen Oerip Soemohardjo. Di belakangnya yang berwarna hitam adalah meja kerja beliau.

museum satriamandala jakarta

Sudut pandang berbeda pada tandu Panglima Besar Jenderal Soedriman yang digunakan oleh beliau pada waktu memimpin perang gerilya melawan pendudukan Belanda dimasa revolusi. Tandu ini merupakan sumbangan dari Museum TNI-AD.

museum satriamandala jakarta