Foto Museum Olahraga 2

aroengbinang.com - Bulutangkis, angkat besi, atletik, balap sepeda, dan penonton yang merupakan bagian tak terpisahkan dalam setiap pertandingan olah raga. Prestasi tak hanya memerlukan kerja keras dalam berlatih dan mengumpulkan pengalaman bertanding, namun juga didukung dengan perkembangan ilmu dan teknologi pendukungnya.

museum olah raga nasional tmii jakarta

Foto yang memperlihatkan penggalan sejarah Museum Olahraga Nasional, dimulai dengan ide yang dicetuskan Sri Sultan Hamengku Buwono IX pada tahun 1980, pembangunan fisik dimulai pada 1987 dan diresmikan pada 20 April 1989 oleh Presiden Soeharto dengan naman Museum Olahraga. Pada tahun 2007 nama museum berganti menjadi Museum Olahraga Nasional hingga sekarang ini. Renovasi dilakukan pada 2012 dan 2015 sehingga bentuknya terlihat cukup elok seperti sekarang ini.

museum olah raga nasional tmii jakarta

Informasi yang menyebut diantaranya bahwa Museum Olahraga dibangun oleh Yayasan Panji Olahraga, dengan penanggung jawa Dr Abdul Gafur, perencana dan pelaksana bangunan Ir Zain Rachman (PT Exotica), perencana dan pelaksana artistik Nyoman Nuarta dan Grup, dan disebut pula tim data dan tim pengawas serta para donatur.

museum olah raga nasional tmii jakarta

Tulisan yang menceritakan riwayat yang ditoreh dalam prasati tentang atraksi di masa lalu yang menjadi tontonan raja dan warga yang lama kelamaan kemudian berkembang menjadi ajang perlombaan dalam mengadu ketangkasan, kecepatan, kekuatan, keuletan, dan keahlian.

museum olah raga nasional tmii jakarta

Sang Saka Merah Putih untuk pertama kalinya berkibar di Olimpiade Helsinki Finlandia pada tahun 1952, setelah gagal pada tahun 1948 karena belum menjadi anggota IOC dan ada masalah paspor. Setelah itu Indonesia terus mengirim kontingen ke Olimpiade dan hanya absen di Olimpiade Tokyo tahun 1964 dan Olimpiade Moskwa tahun 1980. Namun demikian medali pertama baru diperoleh pada tahun 1988 lewat cabang panahan yang meraih medali perak. Medali emas pertama dipersembahkan dari cabang bulutangkis dalam Olimpiade Barcelona pada tahun 1992.

museum olah raga nasional tmii jakarta