Foto Museum Olahraga 12

Deretan informasi bergizi yang ditata elok di Museum Olahraga Nasional ini bercerita tentang banyak hal terkait cabang-cabang olahraga yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan rakyat Indonesia, seperti sepakbola, bulutangkis, volley, tinju, marathon, balap sepeda, dan banyak lagi yang lainnya.

museum olah raga nasional tmii jakarta

Sampai sebelum tahun 2018, prestasi tertinggi olahraga Indonesia adalah di Asian Games 1962 yang meraih 51 medali, yang terdiri dari 11 medali emas, 12 medali perak, dan 28 medali perunggu. Namun di Asian Games 2018, Indonesia berhasil secara spektakuler meraih 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu dengan total 98 medali.

museum olah raga nasional tmii jakarta

Kolase yang memperlihatkan suasana lomba rakyat tradisional yang seru saat perayaan peringatan Hari Kemerdekaan RI.

museum olah raga nasional tmii jakarta

Piala elok ini merupakan Piala Presiden Republik Indonesia yang diberikan kepada juara Garuda Indonesia Tennis Open, sebuah turnamen bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh PELTI bekerjasama dengan Garuda.

museum olah raga nasional tmii jakarta

Piala “The Best Boxer” dari 11th President Cup ini merupakan hibah dari Adrianus Taroreh (Manado) yang meraih medali perak kelas bulu pada Asian Games X tahun 1986 saat berstatus amatir, dan memperoleh sabuk OPBF kelas ringan tahun 1994 saat berstatus profesional. Kemudian ada medali hibah dari Hermansen Ballo (NTT) yang didapuk sebagai raja tinju amatir kelas layang tahun 1987 s/d 2004, yang merupakan satu-satunya petinju peraih medali emas pada Kejuaraan Tinju Piala Raja Thailand.

museum olah raga nasional tmii jakarta

©2020 aroengBinang