Foto Museum Indonesia 5

Pohon Hayat atau Pohon Kehidupan diletakkan di bagian tengah lantai tiga Museum Indonesia TMII. Koleksi dengan tinggi 8 m dan lebar 4 m ini dibuat sepenuhnya dari tembaga. Pohon Hayat merupakan lambang alam semesta dengan unsur udara, air, angin, tanah, dan api. Selain suluran, terdapat pula ukiran Burung Garuda, naga di setiap sisi dengan kepala berada di bawah, serta ukiran Kala.

museum indonesia tmii jakarta

Decyca (R.I.P) dan Olyve berada di area di lantai 3 dimana dipamerkan puluhan keris dengan ornamen indah. Keris-keris itu ada yang masih tersimpan di dalam wrangkanya, ada juga yang telanjang memperlihatkan jenis dan jumlah lekuk serta pamor yang dimilikinya.

museum indonesia tmii jakarta

Sejumlah mata uang kertas lawas koleksi Museum Indonesia di TMII dengan berbagai nominal, asal dan tahun terbit. Ada uang kertas yang diterbitkan di Jakarta, di Sumatera Selatan, uang logam yang diterbitkan di Kepulauan Riau, dan beberapa uang daerah lainnya.

museum indonesia tmii jakarta

Pohon Hayat (Tree of Life) yang berada di tengah-tengah ruangan di lantai 3 Museum Indonesia, kabarnya dikerjakan bersama oleh beberapa seniman ukir dari Asmat, Bali, Jepara, dan Toraja. Di sebelah kiri terdapat miniatur kapal Majapahit

museum indonesia tmii jakarta

Sejumlah perhiasan kalung yang indah dan anggung. Ada Kalung Marjan berwarna merah tanah dan hijau asal Kalimantan, Kalung Merjan berhias traing babi dan manik-manik biru asal Kalimantan, Kalung Koral warna merah muda dengan hiasan bunga kecil logam pipih denganlintin orang diapit naga asal Sumatera, Kalung Merjan dengan kotak jimat asal Bengkulu.

Ada pula Kawet Bajee Meu Anteng-Anteng yang dipakai sebagai hiasan dada atau hiasan kalung bermata yakut asal Aceh, Kalung Tenggalan Kecil bersusun tiga bermata yakut asal Jawa Tengah, Kalung Tangalan Besar susun tiga bermata yakut dan batu merah asal Jawa Tengah, liontin bentuk teratai dan uang kepeng berlubang di tengahnya lambang Syiwa asal Bali, Kalung Tanggalan bermata intan dan batu mirah asal Jawa, dan beberapa buah kalu elok lainnya.

museum indonesia tmii jakarta

©2020 aroengBinang