Foto Museum Fatahillah 4

aroengbinang.com - Lukisan penyerangan VOC yang terlihat padat dan gaduh, dengan berbagai adegan perkelahian dan pertempuran antara tentara VOC dan orang-orang pribumi.

museum fatahillah jakarta

Koleksi sejumlah keramik kuno di Museum Fatahillah Jakarta. Beberapa buah guci itu memiliki garis ornamen serta warna yang hampir mirip, yang mungkin dibuat oleh orang yang sama atau berasal dari jaman yang sama. Ada guci dengan ornamen relief naga yang terlihat indah.

museum fatahillah jakarta

Piring Besar asal Jepang dari abad 18 ini terbuat dari porselen dengan hiasan burung Hong, sisik badan naga yang tak jelas dimana kepalanya, burung bangau, burung Rajawali yang tengah mengintai burung kecil, lukisan bunga dan daun di atas glasir. Warna lukisan di piring ini adalah biru, hijau, merah, keemasan, pastel dan coklat.

museum fatahillah jakarta

Penjara bawah tanah yang pernah dipergunakan oleh Belanda untuk memenjarakan pejuang-pejuang kemerdekaan musuh Belanda, seperti misalnya Pangeran Diponegoro (1830) dan Untung Suropati (1670).

museum fatahillah jakarta

Moncong meriam si Jagur di Museum Fatahillah terlihat mengarah ke patung Hermes yang menghadap berlawanan. Patung Hermes ini sebelumnya berada di sisi selatan Jembatan Harmoni, namun karena dirusak orang pada 1999 maka patung asli dipindahkan ke Museum Fatahillah, dan di Jembatan Harmoni dipasang duplikatnya. Menurut mitologi Yunani, Hermes adalah dewa pelindung dan dewa keberuntungan bagi para pedagang.

museum fatahillah jakarta