Foto Menara Syahbandar

Bangunan Menara Syahbandar Jakarta berukuran 4 x 8 meter dan tinggi 12 meter. Bangunan menara semakin lama terlihat semakin miring posisinya, sehingga sering dijuluki sebagai "Menara Miring". Menara juga bergoyang saat truk dan kendaraan berat lewat di Jalan Raya Pakin, sehingga juga sering disebut sebagai Menara Goyang.



Menara Syahbandar Jakarta dari ujung Jl. Pasar Ikan. Lapak-lapak yang terlihat di sebelah kiri sudah dibersihkan pada 2016 oleh Ahok, dikembalikan ke fungsinya semula. Gedung memanjang di sebelah kanan adalah Museum Bahari. Agak jauh di sebelah kiri dari tempat saya berdiri dalah tempat pelelangan ikan, dan lebih jauh lagi di sebelah belakang dari tempat saya berdiri adalah cagar budaya Masjid Luar Batang.



Pemandangan mata burung dari bagian tengah Menara Syahbandar ke arah Jl. Pasar Ikan yang sekarang sudah bersih dari lapak liar. Menara Syahbandar ini menempati bekas benteng Culemborg yang dibangun sekitar 1645. Karena itulah pintu besi di bawah Menara Syahbandar konon menjadi jalan masuk ke lorong bawah tanah menuju Masjid Istiqlal yang pada masa kolonial adalah lokasi benteng Belanda (Citadel Prins Frederik).



Pandangan mata burung ke gedung Galangan Kapal VOC yang terletak di sisi sebelah selatan Menara Syahbandar Jakarta. Di gedung yang dibangun tahun 1628 itu kini dibuka sebuah restoran dan kafe. Sebelumnya lagi tempat itu merupakan kediaman Pangeran Jayawikarta dan loji Inggris, yang dihancurkan tahun 1619 oleh VOC saat merebut Jayakarta.



Pemandangan dari puncak Menara Syahbandar ke arah utara. Fungsi Menara Syahbandar sebagai menara pengawas lenyap setelah tahun 1886 ketika pelabuhan Tanjung Priok dibuka.



©2021 Ikuti

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.