Foto Masjid Luar Batang 2

aroengbinang.com - Susunan kayu pada langit-langit bagian dalam Masjid Luar Batang yang mengingatkan pada susunan kayu pada bagian dalam Masjid Al Falah Kyai Mojo di Kampung Jawa Tondano Minahasa. Bedanya tidak ada ukiran kayu yang indah di Masjid Luar Batang sebagaimana di langit-langit Masjid Kyai Mojo.

masjid luar batang jakarta utara

Pandangan pada ruang utama masjid diambil dari titik tengah ruangan dengan merapat pada tembok. Ada tiga kolom pilar yang masing-masing terdiri dari empat baris, sehingga totalnya ada 12. Tidak satupun dari keduabelas pilar itu yang berfungsi sebagai penyangga.

masjid luar batang jakarta utara

Pandangan samping yang memperlihatkan dengan jelas bahwa kedua belas pilar itu sudah tidak lagi berfungsi sebagai penyangga. Ke-12 pilar yang mungkin merupakan struktur penyangga atap Masjid Luar Batang sebelum direnovasi dengan bentuk atap seperti yang sekarang ini.

masjid luar batang jakarta utara

Sebuah bedug lengkap dengan kentongannya yang lokasinya berada di selasar Masjid Luar Batang sebelah kanan. Bedug ini kabarnya merupakan bedug baru, sumbangan salah seorang anggota DPR.

masjid luar batang jakarta utara

Serambi dengan makam yang ada di sebelah kirinya. Makam inilah yang ramai dikunjungi oleh para peziarah yang berasal dari berbagai pelosok di tanah air, sehingga membuat Masjid Luar Batang menjadi seramai seperti sekarang ini. Makam Habib Husein ini menurut cerita tetap dipertahankan keasliannya.

masjid luar batang jakarta utara

Jalan masuk ke Masjid Luar Batang yang saat masih perlu perbaikan, agar tampak lebih asri dan tertata rapi. Menara yang saat itu masih dalam tahap pembangunan tampak di bagian kiri foto. Saat ini kondisinya sudah jauh lebih indah setelah dipugar pemprov DKI. Nama Luar Batang ini diberikan karena daerah itu berada di luar batang besar (groote boom) yang menutup jalan ke pelabuhan pada malam hari.

masjid luar batang jakarta utara

Pemandangan dari atas jembatan bambu yang saya ambil saat kembali ke tempat saya meninggalkan kendaraan di Jl Pasar Ikan. Kehidupan nelayan saat itu masih memprihatinkan, yang bisa dilihat dari kondisi perahu yang mereka gunakan. Tak ada yang kelihatan elok dan berkelas.

masjid luar batang jakarta utara