Foto Masjid Angke 3

aroengbinang.com - Ornamen bebungaan dan suluran pada bagian atas pintu utama. Bentuk pintu Masjid Angke Jakarta ini mengingatkan saya pada bentuk gapura paduraksa yang biasanya memisahkan bagian tengah dan bagian dalam sebuah bangunan suci.

masjid angke jakarta

Makam Syaikh Liong Tan di halaman bagian belakang Masjid Jami Angke yang dibuatkan penutup sederhana dan dikeliling pagar bambu. Liong Tan dipercayai sebagai arsitek Masjid Jami Angke. Karena itulah pengaruh arsitektur Tiongkok juga ada pada bangunan Masjid Jami Angke ini.

masjid angke jakarta

Makam dengan batu nisan yang menyerupai pagoda bertingkat atau meru yang menarik ini masih berada di bagian belakang Masjid Angke. Nisan di sebelahnya memiliki bentuk yang berbeda namun juga bagus. Sayang sekali tak ada nama yang diukir di sana.

masjid angke jakarta

Makam Syarifah Maryam ini letaknya terpisah dengan makam lainnya dan cungkupnya dibangun pada 1974. Jika melihat namanya maka boleh jadi penghuni makam tua ini adalah seorang keturunan Arab yang dipercaya sebagai salah satu Wali, sehingga makamnya dikeramatkan.

masjid angke jakarta

Makam Syekh Jaffar dengan nisan berbentuk meru penduek yang diberi pembatas jeruji besi dan ditutup dengan kelambu berwarna kuning. Beliau adalah anak Pangeran Tubagus Angke. Poster berisi ayat suci ditempelkan pada pagarnya.

masjid angke jakarta

Muhammad Habib, pengurus Masjid Angke generasi ke-8, di depan sebuah makam tua yang ada di belakang masjid. Ada baiknya nama-nama penghuni makam ditulis dengan jelas di setiap makam itu, karena ingatan orang akan mudah hilang dimakan waktu.

masjid angke jakarta

Nisan terbuat dari batu putih dengan ukiran yang elok, namun sayangnya ada bagian yang sudah patah, dan nisan ini pun posisinya dalam keadaan miring. Nisan yang dibebat mori menandai bahwa ada yang istimewa dengan penghuninya.

masjid angke jakarta

Tengara nama Masjid Jami Angke yang berada di sebelah kiri pintu masuk ke halaman masjid. Atap limasan tumpang masjid tampak terlihat di belakangnya. Ujung atap yang melengkung menyerupai pelana adalah pengaruh budaya Tiongkok.

masjid angke jakarta