Foto Masjid Agung Demak 1

Prabu Kertabumi atau Raja Brawijaya V menganugerahi hadiah kepada Raden Patah berupa sebuah Pendopo Majapahit dengan delapan soko guru dari kayu berukir motif Majapahit yang bertumpu pada umpak batu andesit. Namun karena perluasan masjid maka pendopo itu kemudian dialihgunakan sebagai serambi Masjid Agung Demak.

masjid agung demak

Pandangan ke arah mihrab dari belakang pintu utama Masjid Agung Demak, memperlihatkan keempat sokoguru, lampu gantung, lekukan pada bagian pengimaman dan ornamen pada bagian atas mihrab. Dua sokoguru di bagian depan masing-masing berisi tulisan Sunan Ampel dan Sunan Kalijaga, sedangkan dua yang di belakang masing-masing ada tulisan Sunan Gunung Jati dan Sunan Bonang. Mungkin sebagai perlambang bahwa keempat sunan itu yang menjadi sokoguru tegaknya ajaran agama.

masjid agung demak

Menara Masjid Agung Demak ini memiliki dua buah dek pandang, satu di tengah dan satu di bawah kubah di puncaknya. Mungkin mengingat usia menara yang sudah tua, dan untuk menghindari tangan jahil yang senang mencorat-coret dan merusak, maka pada bagian bawah menara diberi pagar keliling, dengan pintu pagar besi yang digembok.

masjid agung demak

Tampak pojok Menara Masjid Agung Demak yang memperlihatkan pintu pagar keliling berwarna orange yang digembok. Kondisi menara sebenarnya terlihat masih bagus, dan bisa saja dibuka untuk umum dengan membatasi jumlah pengunjung yang naik ke menara dalam satu waktu tertentu. Di atas dek atas terlihat ada sejumlah pengeras suara yang dihadapkan ke empat penjuru mata angin.

masjid agung demak

Salah satu dari dua bedug Masjid Agung Demak yang ada di sisi selatan serambi, dengan ukiran suluran dan bunga-bunga pada badan bedug. Pada badan bedug juga ada tulisan ukir yang berbunyi "Masjid Agung Demak, 10 Muharrram 1433 H / 2011". Kentongan kayu terlihat menggantung di sisi kirinya.

masjid agung demak

©2021 Ikuti

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.