Foto Makam Bulupitu 1

Gapura atau gerbang yang kedua itu, dengan pohon Bulu dibalik cungkupnya. Gapura ini dibuat mungkin selain sebagai tempat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan pendakian ke puncak Makam Bulupitu, juga sebagai tempat berteduh jika saja hujan tiba-tiba turun selagi masih dalam pendakian.

makam bulupitu kebumen

Undakan Makam Bulupitu yang fotonya saya ambil setelah melewati anak tangga yang ke-10. Awalnya undakan ini cukup panjang dan landai, namun lama kelamaan semakin pendek dan lebih terjal.

makam bulupitu kebumen

Undakan Makam Bulupitu yang semakin pendek dan terjal, yang saya ambil fotonya dari tangga ke-45. Di ujung atas sana adalah gerbang kedua yang menjadi tempat istirahat sementara, dengan menempuh undakan sejumlah 232 untuk sampai ke sana.

makam bulupitu kebumen

Setelah berhenti sejenak di gerbang kedua, saya melanjutkan langkah kaki menyelesaikan mendaki 100 anak tangga lagi untuk sampai di gerbang ketiga atau yang terkahir dimana terdapat tengara Benda Cagar Budaya dan tulisan “Martaban Bulupitu”. Tak jelas apa yang dimaksud martaban ini, apakah berarti “tempayan besar” atau ada arti lainnya.

makam bulupitu kebumen

Pohon Bulu yang berada di samping dalam gerbang terakhir, dengan sebuah kentongan menempel pada batangnya. Kentongan itu dulu mungkin digunakan sebagai alat panggil kuncen. Namun karena kini ada signal hp di puncak Gunung Bulupitu ini maka peziarah sekarang bisa menelepon kuncen.

makam bulupitu kebumen

©2020 aroengBinang