Foto Loji Tondano

Sebuah papan nama yang menempel di bagian teras Loji Tondano Minahasa yang menyebutkan bahwa Loji Tondano Minahasa ini merupakan bangunan peninggalan sejarah dan purbakala yang diperkirakan dibangun pada 1850. Sebuah tulisan menyebutkan bahwa Loji Tondano dibangun pada tahuan 1840-an oleh Majoor Dirk Ratumbuysang, Kepala Distrik Tondano waktu itu, atau oleh Kepala Balak Tondano-Touliang Matulandi pada tahun 1824. Namun jika melihat foto di sini, loji yang dibangun si mayor itu berbeda dengan Loji Tondano.

loji tondano minahasa sulawesi utara

Pandangan pada pojok Loji Jepang yang ada di sisi sebelah kanan memperlihat undakan untuk masuk ke dalam rumah lewat pintu samping. Di belakang rumah juga ada pintu, teras dan undakan. Adanya papan-papan kayu yang telah diserut di bawah loji itu yang membuat saya berpikir bahwa pekerjaan perbaikan mungkin sedang dilakukan.

loji tondano minahasa sulawesi utara

Pada dari arah samping ke bagian teras depan Loji Tondano dengan papan-papan kayu di bawah sana. Bangunan yang terbuat dari kayu secara umum terlihat cantik dan klasik, namun memang memiliki daya tahan yang terbatas, meski bangunan lama biasanya menggunakan kayu tua yang lebih awet. Kayu tua semakin hari semakin langka karena kecepatan tumbuh pohon tak bisa menang menghadapi kecepatan rakusnya manusia untuk terus menebangnya.

loji tondano minahasa sulawesi utara

Loji Tondano dibuat dalam bentuk simetri sempurna yang pada masanya banyak orang hanya bisa memandangnya dari jarak yang jauh, karena hanya orang penting yang bisa masuk ke dalamnya. Waktu memang bisa merubah segalanya, dari benda sangat berharga menjadi barang rongsok, atau sebaliknya.

loji tondano minahasa sulawesi utara

Sepintas tampak muka Loji Tondano ini seperti tubuh seekor ikan pari raksasa, atau bisa juga pesawat tempur Stealth. Membayangkan bangunan ini pada masa jayanya pastilah terlihat cantik, apalagi jika lingkungan di sekitarnya dibuat taman yang elok.

loji tondano minahasa sulawesi utara

Jika saja anak tangga kayu yang berjumlah tujuh buah itu bisa bercerita, mungkin ada peristiwa menarik yang pernah terjadi di sana. Entah peristiwa romantis di masa damai, entah pula momen yang menegangkan di masa perang. Ada banyak misteri yang tersimpan rapih di dalam mesin waktu, yang mungkin bisa diputar layaknya sebuah film di alam keabadian nanti.

loji tondano minahasa sulawesi utara

©2020 aroengBinang