Foto Kelenteng Welas Asih 1

Altar tengah ini merupakan altar utama di Kelenteng Dewi Welas Asih Cirebon, yang digunakan sebagai tempat pemujaan bagi Dewi Kwan Im Posat, atau Dewi Welas Asih, yang namanya dijadikan nama kelenteng ini. Menjelang akhir Dinasti Han, jauh sebelum masuknya agama Buddha ke Tiongkok, Kwan Im Pho Sat telah dikenal di Tiongkok kuno dengan sebutan Pek Ie Tai Su, atau Dewi Berbaju Putih Yang Welas Asih.

kelenteng dewi welas asih cirebon

Altar Wei Tho Posat di Kelenteng Dewi Welas Asih. Wei Tho Posat (Wi To Pho Sat, Wei Tuo Pu Sa), adalah Bodhisatva Pelindung Dharma, Pelindung Wihara, kelenteng, dan bangunan-bangunan suci, serta Pelindung Kitab Suci Buddha, dan menjadi salah satu dari 8 Jendral Langit bagian Selatan. Menurut legenda, Wi To Pho Sat memiliki 6 kepala dan 12 lengan, menunggang burung merak dengan tangan memegang anak panah.

kelenteng dewi welas asih cirebon

Penanda Benda Cagar Budaya Kelenteng Dewi Welas Asih Cirebon dengan tahun berdiri 1595. Di sebelah kanan adalah gerbang masuk ke dalam Kelenteng Dewi Welas Asih yang berbentuk candi bentar, terbuat dari batu andesit abu-abu. Candi bentar lazimnya ditemui pada bangunan Candi atau Pura Hindu.

kelenteng dewi welas asih cirebon

Mustika yang diperebutkan sepasang naga yang biasanya menggeletak begitu saja, di kelenteng ini berada di punggung binatang mistis Kilin. DI bawahnya ada relief naga dan burung Hong (Phoenix).

kelenteng dewi welas asih cirebon

Ornamen sepasang naga yang terlihat seperti tengah menari atau berakrobat di atas wuwungan Kelenteng Dewi Welas Asih Cirebon yang berbentuk melengkung seperti pelana. Di bagian tengahnya terdapat ornamen binatang berkaki empat, bertanduk dan bercula, badan bersisik, ekor bergerigi, dan di punggungnya terdapat semacam cakra api.

kelenteng dewi welas asih cirebon

©2021 Ikuti

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.