Foto Ereveld Ancol 4

Paving blok jalan yang membelah Ereveld Ancol menjadi dua dan berujung di Monumen Ereveld Ancol. Di sisi sebelah kiri terlihat penanda kubur dari mereka yang dieksekusi di Ancol. Sedangkan di sebelah kanan ada banyak korban perang yang dieksekusi oleh tentara Jepang di Bojonegoro.

monumen ereveld ancol jakarta

Di sebuah sudut perempatan blok terdapat lagi tengara yang berbunyi “Dit Ereveld wordt onderhouden door de Oorlogsgravenstichting”, atau “Ereveld ini dikelola oleh Yayasan Makam Perang”. Pot-pot tanaman berdaun merah yang diletakkan di setiap sudut perempatan memberi warna berbeda pada kompleks Ereveld Ancol yang didominasi warna hijau rumput dan nisan putih ini. Membayangkan jika saja yang ditanam adalah bunga tulip beraneka warna tentu akan memberi kesan lebih hidup.

oorlogsgravenstichting ereveld ancol jakarta

Di blok paling ujung kanan ini tampaknya hampir semuanya berisi korban yang dieksekusi oleh tentara Jepang di Ancol. Blok ini letaknya paling dekat ke lokasi pohon dimana pembantaian itu dulu dilakukan oleh bala tentara Jepang.

ereveld ancol jakarta

Olive di dekat pohon yang menjadi tempat eksekusi ratusan tawanan yang dilakukan oleh tentara Jepang. Sejenis Pohon Mindi yang dulu merupakan satu-satunya pohon besar yang tumbuh di tempat itu kini menjadi pohon mati yang diawetkan. Di sebelah kiri ada nisan terpisah, yang menurut Dicky adalah kubur seorang wanita korban salah tangkap. Pada nisan tertera nama L. Ubels. Luuth Ubels dieksekusi karena kebetulan memiliki nama depan yang sama dengan nama saudara laki-lakinya.

pohon mindi ereveld ancol jakarta

Pada batang pohon yang disebut sebagai Pohon Surga (Hemelboom) ini terdapat tengara berisi penggalan puisi karya Laurence Benyon (Binyon) berjudul “For the Fallen” yang tengah dipotret oleh Olive.

hemelboom ereveld ancol jakarta

©2020 aroengBinang