Foto Curug Omas 2

Monyet di area sekitar Curug Omas Maribaya ini bukan dari jenis yang jinak, bukan yang terbiasa mengganggu orang juga. Mereka cenderung takut dan hanya melihat pengunjung dari kejauhan dan lari menjauh jika didekati.

curug omas lembang bandung

Deretan warung di lereng bukit di atas Curug Omas, yang sebagian diantaranya tampak tutup yang mungkin mereka hanya buka pada saat akhir pekan saja. Hanya pemilik warung yang sepenuhnya menggantungkan hidupnya di sini yang berjualan setiap hari.

curug omas lembang bandung

Pandangan tegak pada Curug Omas yang memberi detail foto yang lebih baik . Saat itu belum tersedia tapak pandang yang baik di tepian bawah curug, yang mestinya sudah harus dipikirkan untuk memberi pengalaman dan kesan yang baik bagi pengunjung.

curug omas lembang bandung

Bapak tukang ojeg yang menemani saya tengah berdiri di tengah jembatan gantung. Di hari libur, jembatan ini tampaknya menjadi salah satu titik yang digemari untuk selfie, meski pandangan ke arah aliran air dan curug terhalang oleh kerangkan besi. Jembatan gantung pun melintang tepat di atas Curug Omas itu sehingga memiliki pandangan yang sangat terbatas.

curug omas lembang bandung

Sudut pandang berbeda pada jembatan gantung di atas Curug Omas itu. Sudah agak lama saya tak berkunjung ke curug ini, boleh jadi penampakan jembatan ini sudah jauh berubah, menjadi lebih baik mestinya.

curug omas lembang bandung

©2020 aroengBinang