Foto Candi Tegowangi 4

Bagian sebelah kiri dari relief Sudamala sebelumnya, agar bisa dilihat lebih jelas. Kalika, raseksi pengikut Ra Nini, berhasil merasuk ke jasad Kunti dan secara tak sadar meminta kesediaan Sadewa sebagai tumbal. Sadewa menuruti permintaan Kunti karena hormat, meski bukan ibu kandungnya. Sadewa pergi ke Setra Gandamayit dan ia pun diikat di pohon Randu. Ra Nini meminta Sadewa untuk meruwatnya, namun ditolak karena Sadewa yang tahu siapa sesungguhnya Ra Nini merasa tak sanggup untuk melakukannya. Ra Nini marah besar dan mengancam akan membunuh Sadewa.

candi tegowangi kediri

Relief Sudamala bagian kanan dari relief sebelumnya. Setelah mendapat laporan dari Batara Narada tentang terancamnya Sadewa, Batara Guru turun ke Setra Gandamayit dan ia pun masuk ke jasad Sadewa. Ra Nini kemudian diruwat oleh Sadewa berkat kekuatan Batara Guru, dan kembali ke bentuknya semula sebagai Dewi Uma yang cantik jelita. Dewi Uma memberi julukan Sudamala kepada Sadewa yang berarti orang yang membersihkan segala hal yang buruk.

Sadewa menolak permintaan Kalika untuk juga diruwat dikarenakan dosanya yang kelewat besar dan memintanya untuk tetap tinggal di Setra Gandamayit sampai nanti waktunya tiba. Dewi Uma lalu meminta Sadewa pergi ke Pertapaan Pringalas untuk menyembuhkan Begawan Tambapetra dari kebutaan dan menikahi kedua putrinya.

candi tegowangi kediri

Relief Sudamala di sisi berikutnya. Sadewa pergi ke pertapaan Prangalas untuk bertemu Begawan Tambapetra, dan mengatakan kepada sang Begawan apa yang dikatakan oleh Dewi Uma kepadanya. Setelah Sadewa menyembuhkan penyakit buta yang dideritanya, Begawan Tambapetra pun dengan gembira menikahkan kedua putrinya yang bernama Padapa dan Soka dengan Sadewa. Ketika Nakula menyusul ke Pringalas setelah diberitahu oleh Kalika, Nakula lalu menikahi Soka atas permintaan Sadewa.

candi tegowangi kediri

©2020 aroengBinang