Foto Bayt Al Qur’an 3

aroengbinang.com - Mushaf Istiqlal diresmikan penyelesaiannya pada tanggal 23 September 1995 oleh Presiden Soeharto, bertepatan dengan Pembukaan Festival Istiqlal II, sebulan lebih setelah peringatan 50 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia.

bayt al qur’an tmii jakarta timur

Peti Mushaf Istiqlal ini berukuran P-120 x L-100 x T-75 cm, dibuat dari bahan Kayu Jati dan Kuningan dengan teknik ukir. Motif ragam hiasnya berupa flora Nusantara.

bayt al qur’an tmii jakarta timur

Mushaf At-Tin ini dibuat untuk mengenang Fatimah Siti Hartinah (Ibu Tien Soeharto) yang dirancang oleh Mahmud Buchari.

bayt al qur’an tmii jakarta timur

Pembuatan Mushaf Sundawi ini diprakarsai Guber Jawa Barat HR Nuriana , dimulai pembuatannya pada 14 Agustus 1995 dan selesai dikerjakan pada Januari 1997. Ada dua acuan rancangan yang digunakan dalam membuat Mushaf ini, yang pertama adalah bersumber pada motif Islami Jawa Barat yang tidak berupa manusia dan hewan, serta bersumber pada jenis flora khas Jawa Barat.

Berdasarkan wilayah budaya, Mushaf Sundawi ini menggunakan 19 jenis motif, yaitu Motif Teh; Motif Banten; Motif Teh II; Motif Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tangerang dan Betawi; Motif Indramayu; Motif Cirebon; Motif Padi; Motif Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang dan sekitarnya; Motif Ciamis, Banjar; Motif Tasikmalay; Motif Kina; Motif Garut; Motif Sumedang; Motif Bandung (Patrakomala); Motif Gandaria; Motif Hanjuang; Motif Kuningan, Majalengka, Cirebon dan Indramayu; Motif Jawa Barat I; Motif Jawa Barat II; dan Motif Serang, Lebak, Pandeglang.

bayt al qur’an tmii jakarta timur

Mushaf Jakarta secara resmi mulai ditulis pada 30 Desember 199 dan selesai pada tanggal 22 Desember 2000 yang diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso yang juag sebagai pemrakarsanya. Ragam hias diambil dari ornamen tardisional Betawi. Pada sampul dan halaman tengah terdapat ikon Monas (Monumen Nasional).

bayt al qur’an tmii jakarta timur