Italy: The Beauty of Knowledge di Museum Nasional sampai 31 Maret

Bambang Aroengbinang. March 09, 2019
Pameran 'Italy: The Beauty of Knowledge' telah bisa dilihat di Museum Nasional, Jakarta dan akan bisa terus dinikmati oleh pengunjung sampai hari Minggu tanggal 31 Maret 2019 mulai pukul 08.00 - 17.00. Pameran ini menyajikan keunggulan ilmiah dan teknologi canggih dari Italia di bidang Kesehatan, Lingkungan, Ruang Angkasa, Pangan dan Gizi, serta Warisan Budaya.

Pameran dibuka oleh Vittorio Sandalli, Duta Besar Italia untuk Indonesia, bersama dengan Abdurrahman Muhammad Fahir, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, untuk menandai peringatan 70 tahun hubungan diplomatik bilateral antara Republik Italia dan Republik Indonesia.

'Italy: the Beauty of Knowledge' adalah pameran instalasi seni yang dipromosikan dan dibiayai oleh Italian Ministry of Foreign Affairs and International Cooperation serta dikoordinir oleh National Research Council.

Pameran ini memajang koleksi dari empat museum ilmu pengetahuan Italia, yaitu Fondazione Idis-Città della Scienza (Yayasan Ilmu Pengetahuan Idis-Città) di Napoli, Museo (Museum) Galileo Galilei di Florence, Museo delle Scienze - Muse di Trento, dan Museo Nazionale Scienza e Tecnologia (Museum Ilmu Pengatahuan dan Teknologi) Leonardo da Vinci di Milan.

Tujuan pameran 'Italy: the Beauty of Knowledge' adalah untuk menampilkan aspek non-tradisional, kreatif, dan dinamis yang membentuk sistem penelitian Italia dan menggabungkan ilmu pengetahuan dengan tradisi artistik serta gaya hidup dan art of well-being (seni kesejahteraan/kesehatan/kesegaran) masyarakat Italia, sebagaimana dikatakan oleh Dr Nicola Bianchi, Scientific Attaché dari Kedutaan Italia di Singapura.

Dr. Carla Giusti dan Dr. Luca Mosele, kurator pameran, mengatakan bahwa dalam pameran ini para pengunjung akan merasakan pengalaman ruang interaktif yang menggabungkan komponen virtual dan fisik untuk menampilkan kedinamisan dan keindahan perjalanan pengetahuan dan penelitian yang dilakukan di Italia.

Dalam pameran yang berkonsep paviliun dengan luas 400 meter persegi dan ketinggian 5,5 meter ini akan ada pula pemutaran film tentang keindahan pengetahuan yang disutradarai oleh Stefano Incerti.

Sebuah ruang melingkar yang dibangun dengan balok-balok bangunan berdiameter 8 meter dan tinggi 4,50 meter yang disebut AGORA akan menjadi pusat perhatian pengunjung dalam pameran ini dengan keindahan struktur uniknya. Sumber: tribunnews
Label : .

Kunjungi juga :

Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Pejalan musiman yang senang tempat bersejarah dan panorama elok.