Wisata Kuda dan Liwet Paku Haji di Bandung

Baru terpikir di dekat rumah ada tempat wisata dan terlewatkan untuk ditulis di blognya Aroengbinang, inilah Wisata Kuda dan Liwet Paku Haji, untuk yang tinggal di sekitar Kabupaten Bandung Barat termasuk Cisarua, Lembang ataupun Padalarang, tentunya Wisata Kuda dan liwet Paku Haji sudah tidak asing lagi. Jika anda keluar dari tol Padalarang untuk mencapai tempat wisata ini ditempuh dengan waktu 30 menit dengan kendaraan bermotor, lewat pabrik Susu Utra produsen susu murni kemasan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Jika dari arah pusat Kota Bandung, melewati Cimahi terlebih dahulu dengan jalan raya utama, jika takut macet anda bisa masuk pintu tol di Kota Bandung dan keluar di pintu tol Baros atau Cimahi.

Dari jalan raya perbatasan Cimahi dan Bandung Barat di daerah Gado Bangkong sebelah kiri Jalan ada Jalan Haji Gofur dan terpampang plang di gapura jalan tersebut Wisata Kuda dan Liwet Paku Haji. Kira-kira 1 kilometer dari jalan raya tanpa belok-belok lurus dan Wisata Kuda dan Liwet Paku Haji adanya di sebelah kiri Jalan Haji Gofur. Jika anda lewat Cisarua adanya di sebelah kanan jalan Haji Gofur. Tempatnya asri dan banyak pohon rindang begitu masuk area parkirnya yang cukup luas.

Selain tempat yang cocok untuk.makam nasi liwet makanan khas Sunda, Wisata Kuda dan Liwet Paku Haji cocok untuk berwisata bersama keluarga karena banyak arena permainan. Seperti judulnya wisata kuda, di Wisata Kuda dan Liwet Paku Haji terdapat kuda dengan area berkuda sebagai wisata ungulannya, termasuk kuda poni untuk anak-anak. Selain itu ada kebun binatang mini, kolam renang, area Play group Out Boud Camp Area dan Flying Foux, wahana ATV melewati semak belukar dan waahana kincir. Sebenarnya dari rumah tinggal saya hanya 5 menit jika naik kendaraan bermotor, tetapi kami sekeluarga juga jarang sengaja datang jika tidak ada tamu atau keluarga datang dan mengajak wisata yang terdekat dengan rumah jika males keluar jauh.

: Senang membuat catatan diri setiap perjalanan sekedar penghargaan atas apa yang dilihat dan dirasakan sebagai ritual ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta.(Jatuh cinta pada lembah, gunung dan pepohonan ). Follow aroengbinang ! Bagikan ke: Facebook, Twitter, WhatsApp, Telegram, Email. Print!.